Wahai para Suami yang mulia
Terlebih ketika dia sakit
Terlebih ketika dia lemah tak berdaya
Meskipun dia, Seorang dokter, Seorang suster, Seorang bidan, Meskipun dia lebih tau sakit yang ia rasakan
Meskipun juga, Dia wanita kuat, Dia wanita hebat, Wanita yang tampak selalu tegar, Wanita yang selalu engkau lihat mandiri tanpa bantuan
Namun, Perhatian seorang Suami itu begitu berarti, Kasihsayang Suami adalah obat bagi hati seorang istri
Walau sekedar bertanya, "sayangku bagaimana keadaanmu, apa yang engkau rasakan?"
Atau sekedar menemaninya disamping tidurnya, menatap wajahnya dan memegang keningnya
Subhanallah, Tak sedikit para wanita yang datang dalam keadaan keluhan badan ini dan itu Tetapi, semua tak lain akibat tekanan batin yang dirasakannya. Akibat kepedihan yang dipendam didada sekian lama.
Sehari-hari miskin perhatian Suami, Suami sibuk dengan HP dan teman-temannya, Tak ada lagi waktu ngobrol bercanda bersama istri tercinta.
Pernikahan tak lagi seindah impian
Yang ada hanyalah hidup serumah tapi sendiri sendiri, Sehingga istri sakit pun enggan, peduli. Apalagi menemani.
Subhanallah, Kasihani dan sayangilah gelas gelas kaca, Perhatikan dirinya
Jangan sampai semua terlambat. Dan engkau akan menyesal selama-lamanya
Wahai para Suami, Ku kutip nasehat Nabi
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُول اللَّه صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ : أَكْمَل الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ … رواه الترمذي وغيره
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Raullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya.
Baarakallaahu fiikum
Semoga Allah Karuniakan untuk kita semua Suami yang penuh kasih dan sayang, Amiin.
Komentar
Posting Komentar